Review Canon EOS 5D Mark III, Kamera Digital SLR Sensor Full Frame Yang Popular
Kamera digital SLR yang menggunakan sensor Full Frame bisa dibilang tidak terlalu banyak tipe pilihan, dibanding kamera digital SLR dengan sensor APS-C. Canon di tipe 5D merupakan kamera popular digital SLR dengan sensor Full Frame, tipe terbarunya adalah Canon EOS 5D Mark III yang baru saja dirilis awal tahun ini. Tentunya kehadiran 5D Mark III lebih banyak membawa fitur baru dan kemampuan yang lebih dari pada tipe sebelumnya 5D Mark II. Saingan rivalnya yang sekelas adalah D800 dari Nikon.
Spesifikasi:
- Material Bodi: Magnesium alloy
- Dimensi: 152x116x76mm
- Berat: 950g (sudah termasuk baterai)
- Resolusi: 22 Megapixels
- Sensor: Full Frame (36x24mm)
- Processor: DIGI 5+
- Kecepatan rana: 6 fps
- Viewfinder: 100%
- ISO: 100-102400
- AF: 61 titik seleksi
- LCD monitor: 3.2″ TFT Clear View II
- Koneksi: USB 2.0, HDMI mini, Wireless Controller LC-5/RC-6
- Ukuran gambar RAW: 5184×3456, 3888×2592, 2592×1728
- Ukuran gambar JPG: 5184×3456, 3456×2304, 2592×1728
- Format file: JPG, RAW, MOV
- Dual slot kartu memori (CF dan SD)
- Mode penembakan: Program P, Shutter priority (Tv), Aperture priority (Av), Manual (M), Bulb (B), Custome 1-2-3
- White balance
Kamera yang menggunakan sensor Full Frame diyakini menghasilkan hasil gambar yang lebih baik dari pada kamera bersensor tipe APS-C (seperti Canon 1100D, 550D, 60D, 7D). Karena sensor Full Frame lebih besar maka daya serap gambar dan warna menjadi lebih baik. Lensa yang dapat digunakanpun juga berbeda, untuk kelas Full Frame di Canon lensa yang digunakan adalah tipe lensa EF (dikenal dengan lensa ring merah).
Canon 5D Mark III memiliki kemampuan mengambil gambar dengan sangat baik walau dalam kondisi minim cahaya, yang artinya dalam keadaan redup pun dapat menghasilkan gambar yang mumpuni (tanpa perlu bantuan flash), terkecuali kondisi sudah sangat gelap sekali. Kemampuan lainnya adalah sistem autofocus-nya memiliki sensor 61 titik sistem AF, dimana kemampuan ini sangat jauh melakukan kemajuan dibanding tipe 5D bahkan 5D Mark II sekalipun. Autofocusnya begitu cepat merespon. Sensor AF yang digunakan sama dengan sensor AF-nya EOS 1DX
Untuk pengambilan gambar menggunakan prosesor baru Digic 5+. Untuk hitungan pixel 22 MP mungkin tidak terpaut jauh dengan 5D Mark II, akan tetapi sensor 5D Mark III benar-benar sama sekali baru. Dimana dapat menyerap dan megolah penangkapan cahaya menjadi sangat lebih baik. Kamera ini juga dapat mengambil 6 gambar per detik-nya.
Selain itu mekanisme cermin bukaan rana (shutter) juga mengalain pendisainan ulang. Dengan penambahan kecepatan pengambilan gambar namun tetap memiliki siklus 150.000 kali usang. Kamera juga dapat mengambil gambar dengan modus bukaan rana yang sunyi (silent mode), sehingga bagi fotografer dapat melakukan jepretan foto tanpa terdengar suara jepretan kamera.
Lagi-lagi untuk LCD yang digunakan serupa dengan tipe EOS 1DX, dimana menggunakan ukuran layar 3,2 inchi dengan 1.040.000 dot LCD dengan rasio 3:2. Hal ini menjadikan layar terbaik yang dimiliki kamera-kamera Canon seri digital SLR, layar yang jelas, tajam dan beresolusi tinggi.
Keistimewaan lainnya adalah dilengkapinya fitur HDR dan Multiple Exposure. Fitur HDR adalah menggabungkan 3 foto dengan pencahayaan yang berbeda lalu dijadikan satu untuk menghasilkan satu gambar. Sedangkan Multiple Exposure adalah menggabungkan objek yang berbeda dari 2 foto yang ditangkap.
Kesimpulan
Kamera Canon 5D Mark III adalah merupakan kamera yang bisa dikategorikan kamera yang cerdas, sehingga bagi pengguna yang tidak terlalu paham soal kamera dapat menggunakan kamera 5D Mark III ini, cukup dengan settingan P (Program) saja lalu membidik subyek kemudian jepret! maka gambar yang dihasilkan sudah bagus, terlebih bila dimaksimalkan penggunaan settingan-nya maka tentu hasil gambar yang didapat akan semakin sempurna. Dalam kondisi minim cahaya, maka Canon 5D Mark III tidak gentar, jepret saja dan lihat hasilnya, benar-benar mumpuni.
Sign up here with your email
EmoticonEmoticon